Investasi Peer to Peer Lending Dengan Segala Manfaat di Dalamnya

Masyarakat Indonesia cenderung takut untuk berinvestasi, jadi mereka meraup keuntungan rata-rata dari bunga bank saja, padahal uang mereka bisa bermanfaat jika diinvestasikan ke instrumen lainnya yang memiliki nilai keuntungan yang lebih tinggi.

"Kak, kan keuntungan tinggi pasti resikonya juga tinggi" 

Sangat betul sekali, tidak ada yang salah dengan pernyataan tersebut. Jika ada keuntungan yang tinggi pasti resikonya juga tinggi. Misalnya nih, kita bercita-cita ingin menjadi pilot, akan tetapi kita ingin resikonya kecil alias jaminan tidak akan jatuh ketika pesawatnya sudah terbang. Sama halnya dengan investasi.

Investasi apapun yang keuntungannya tinggi, pasti diiringi dengan resiko yang tinggi pula, jika ada teman atau orang asing yang menawarkan investasi resiko rendah dan keuntungan tinggi, saya sarankan untuk tinggalkan saja. Kenapa? Ya, jawabannya adalah pernyataan tadi di atas.

"Oke nih kak, aku ditawarin sama orang investasi yang sepertinya masuk akal dan menarik"

Nah, jika teman-teman memiliki daftar perusahaan atau jasa yang menawarkan investasi sekiranya menarik di mata teman-teman, silahkan diselidiki dulu.

Maksudnya diselidiki adalah, apakah perusahaan tersebut memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jika tidak memiliki izin, maka perusahaan yang menawarkan investasi adalah perusahaan bodong atau palsu.

Banyak sekali orang yang tadinya ingin berinvestasi, tetapi menjadi takut karena banyaknya penipuan yang berkedok investasi, jadi harus diselidiki lebih lanjut apakah perusahaan tersebut layak untuk diinvestasikan uangnya kepada mereka.

Investasi tidak selalu tentang jual beli lembar saham, tidak selalu tentang deposito di bank, tapi kita juga bisa berinvestasi sekaligus membantu para UMKM di desa. 

"Investasi apa itu kak?"

P2P Lending jawabannya, peer to peer lending adalah sebuah platform untuk mendanai para pelaku bisnis atau bisa juga ingin didanai bisnisnya. 

Contohnya, Seorang Ibu di desa A ingin melebarkan bisnisnya hingga kancah internasional, dan Ibu ini tidak punya cukup modal untuk memajukan bisnisnya, jadi Ibu ini ingin mengajukan peminjaman kepada para Investor di luar sana. Beberapa Investor ini ingin meninjau lebih lanjut tentang bisnis Ibu ini.

Tetapi, bisnis ibu ini ada di desa A, sedangkan para investornya ada di lain kota bahkan di lain provinsi. Jadi, ibu ini bisa mendaftarkan bisnisnya ke peer to peer lending agar informasi-informasi terkait bisnisnya bisa dilihat secara online tanpa harus datang ke lokasinya.

"Kenapa harus ke peer to peer lending? Kan bisa saja chat pribadi ke pemilik bisnisnya"

Yup, pertanyaan yang bagus, jadi sama halnya dengan ketika kita beli barang melalui whatsapp bukan melalui marketplace yang resikonya semakin besar, resikonya bisa barang kita tidak dikirim, barangnya tidak sesuai dengan fotonya, apakah penjual ini dapat dipercaya atau tidak, dan banyak resiko lainnya.

Lain ketika kita berbelanja di marketplace, ada fitur review, fitur asuransi, fitur refund (uang kembali), dan masih banyak lainnya. begitu juga dengan investasi di peer to peer lending, ketika kita investasi langsung, bisa saja uang yang diinvestasikan dibawa kabur, orangnya tiba-tiba hilang, dan lain sebagainya, lain ketika ada platformnya atau tempatnya yang sudah disetujui oleh negara.

Peer to peer lending ini diibaratkan seperti marketplace yang mempertemukan antara penjual dan pembeli, nah kalau peer to peer lending tempat berkumpulnya debitur (orang yang ingin didanai) dan kreditur (orang yang ingin mendanai).

Peer to peer lending itu ada banyak sekali macamnya, ada yang mendanai perusahaan-perusahaan yang sudah besar, ada yang mendanai individu yang ingin membeli kebutuhan sehari-harinya, seperti hp misalnya, tetapi secara fungsi sama, yaitu mendanai orang yang kekurangan dana.

Peer to peer lending juga merupakan investasi jangka pendek, jangka waktunya ada yang 3 bulan, 6 bulan, dan 10 bulan. Jadi, cocok nih bagi teman-teman yang ingin mendapatkan keuntungan secara cepat.

Tetapi ada 1 perusahaan peer to peer lending yang membuat jiwa sosial saya tersentuh, yaitu Amartha.

Investasi Peer to Peer Lending Dengan Segala Manfaat di Dalamnya

Amartha adalah salah satu platform atau layanan investasi peer to peer lending. Yang membedakan dengan yang lainnya adalah Amartha memfokuskan investasinya kepada kalangan mikro, seperti ibu-ibu yang ingin mendirikan toko sembako, mengembangkan bisnisnya hingga lebih lebar lagi, dan lain sebagainya.

Kenapa sih saya pribadi bisa tersentuh oleh pendanaan amartha? Yaitu tadi, karena yang dibantu adalah Ibu-ibu yang ingin menghidupi keluarganya, bisa memperoleh uang untuk sesuap nasi bagi keluarganya. 

Jarang sekali saya menemukan platform pendanaan seperti Amartha, kebanyakan perusahaan peer to peer lending berfokuskan kepada nasabah perusahaan yang sudah besar. Hebatnya Amartha adalah ada beberapa fitur yang sangat berguna untuk para nasabahnya untuk meminimalisir resiko gagal bayar.

Investasi Peer to Peer Lending Dengan Segala Manfaat di Dalamnya

Pertemuan Mingguan

Pertemuan mingguan adalah sebuah program edukasi wajib dari Amartha untuk para nasabahnya, jadi Ibu-ibu yang menjadi meminjam uang di Amartha akan mendapatkan edukasi setiap minggunya secara gratis dari Amartha.

Edukasinya pun sangat bermanfaat bagi keberlangsungan bisnis mereka, seperti pengelolaan keuangan, kedisiplinan, serta cara-cara memajukan usaha. Tetapi, edukasi ini hanya bersifat sementara, yaitu dalam waktu masa peminjaman saja.

Program ini merupakan hal yang sangat bagus untuk meminimalisir resiko yang ada, dengan adanya edukasi seperti ini para pelaku ekonomi mikro akan dijauhkan dengan yang namanya bangkrut dan itu sangat bagus bagi para Investor yang ingin mengalokasikan uangnya ke Amartha

Pembetukan Kelompok

Bagi para peminjam akan dibentuk kelompok 15 hingga 20 orang dengan domisili berdekatan, tujuannya adalah ketika ada salah satu anggota yang mengalami kesulitan pembayaran akan dibantu dengan anggota-anggota lainnya.

Program ini sangat bagus untuk melatih kekompakan dalam suatu kelompok dan juga menguntungkan bagi Investor. Kenapa? Karena akan meminimalisir resiko masalah pembayaran kepada Investor.

Asuransi Kredit

Teman-teman pasti mengalami kekhawatiran dalam melakukan investasi, contohnya seperti gagal bayar, uang sepenuhnya tidak kembali, dan lain sebagainya. Itu hal wajar, karena kita sebagai Investor tidak ingin uang kita hilang, toh yang kita cari adalah keuntungan. 

Tetapi, resiko tersebut tidak bisa kita cegah maupun hindari, karena pasti ada saja para pelaku bisnis mengalami kesulitan dalam keuangannya. 

Jika berinvestasi di Amartha kita bisa meminimalisir resiko gagal bayar dengan menggunakan fitur asuransi kredit, jadi ketika kita menggunakan fitur asuransi kredit di Amartha, kita sebagai Investor harus membayar biaya premi sebesar 1,5%, jika ada peminjam yang gagal bayar, kita akan mendapatkan 75% kembali uang yang sudah kita investasikan. Contoh lebih lanjut akan dijelaskan pada tabel di bawah:

Investasi Peer to Peer Lending Dengan Segala Manfaat di Dalamnya

Kredit Skor

Kredit skor adalah fitur dimana kita sebagai Investor melihat skor dari peminjam tersebut, jika skornya rendah maka resikonya semakin tinggi begitu pula sebaliknya, jika skornya tinggi maka resiko gagal bayarnya pun semakin kecil.

Penilaiannya dari grade A hingga grade E. 

Mungkin itu saja fitur dari Amartha yang menurut saya keren dan berguna bagi para pelaku UKMKM yang melakukan peminjaman di Amartha. 

Saya berharap Amartha akan menjadi platform peer to peer kending yang bermanfaat bagi para pelaku UMKM, terus menjadi pejuang kesejahteraan desa, dan memberikan kemudahan bagi para investor maupun peminjam. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf bila ada salah kata. Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca.

3 Responses to "Investasi Peer to Peer Lending Dengan Segala Manfaat di Dalamnya"

  1. terimakasiiiih, sangat bermanfaat sekaliii­čî╗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini :)

      Delete
  2. Menarik sekali artikel ini, saya jadi sangat terbantu dalam mengerjakan tugas saya dan bisa menambah wawasan saya. Terimakasih­čÖĆ­čĆ╗

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel